Sabtu, 28 November 2009 lalu di pemancingan Lebaksiu diadakan Sarasehan Alumni SMA 1 Slawi yang dihadiri kurang lebih 40-an alumni dari lintas angkatan. Yang hadir diantaranya Bp. Abdul Wahid, Bp. Yoseph Iswinarno dari Katul, Komunitas Tujuh Lima. 76 diwakili Bp. Machrup Elrick. HADI, Himpunan Delapan Puluh datang berombongan Ibu Emy, Bp. Susilo, Bp. F. Mujianto dkk. 81 hadir dari Kedungwuni, Ibu Sri Rejeki lalu bendahara 81, Bu Susmiati hadir diiringi Bpk. Haryoto. Alumni 82 dihadiri ketuanya, Bp. Handoko & Bp. Sobri. 83 diwakili mas Kristanto Budi U. Alumni 86 dipimpin mz. Soni Nusa hadir bersama mas Yudo & Bu Endang.
Interstate 89 direncanakan akan diwakili mas Akhmad Rizal, terpaksa batal hadir karena sakit (yg jelas bukan keracunan Kempong, y, mz…). Dan I-89 lainnya, mas Teguh Puji Harsono, terpaksa “kabur” karena tidak mau dianggap dihukum. Maklum beliau lebih suka duduk “mojok”. Matur nuwun mas Very Yulianto yang mengikuti acara sampai selesai. Aneh bin ajiiibbb… angger wong Lebaksiu ora teka, y, mas….
92 biasa laah yaawww…diwakili profesor kita, mas Abdul Syakur & mbak Sri Haryati. Seksi sibuk, karena jadi panitia dadakan (maklum tukang woro-woro & Pendiri Grup FB Alumni global, ketinggalan bis & terdampar di tengah hutan Sumsel) sehingga mas Herry Prasetyo 94 & mbak Indani 96 mudah-mudahan ora kapok, mengurusi tetek bengek Sarasehan.
98 diwakili mas Tryas Wahyudianto, 99 ada mas Daniel, 2001 mbak Laela Nurcahyati, 2005 dipimpin mantan ketosnya, mas Dwi Kartiko datang bareng mas Aroem Rogo & mas Akhmad Budi. 2006 ada pak polisi kita, mas Syarif Muji dan teman-teman dari 2007 sekaligus ketua Formassi, mas Tazul Arifin & mas Khakul Yaqin.
Sarasehan Alumni SMA 1 Slawi ini selain bersilaturahim dengan ketua IKASMANSAWI, dr. M. Abdul Djalil, Mkes., juga menunjuk Bp. Machrup Elrick 76 sebagai Ketua Umum IKASMANSAWI periode 2009-2014. Mengingat IKASMANSAWI yang dibentuk kurang lebih tahun 2000 an, vakum kegiatan & pengurusnya.
Ditunjuk pula Ketua Harian IKASMANSAWI, Bp. Dwi Handoko yang merupakan alumni 82. Dengan pertimbangan domisili beliau di seputaran Slawi dus keaktifan beliau dalam berbagai kegiatan alumni, terutama alumni 82.
Sementara ini belum dapat dirilis secara terbuka susunan pengurus IKASMANSAWI periode 2009-2014 karena belum lengkap, mengingat masih dalam penggodokan oleh Ketua Umum & Ketua Harian.
Harapan seluruh alumnisma1slawi, IKASMANSAWI lebih “Hidup”. Mengingat hampir semua bidang terdapat alumnisma1slawi. Team work adalah suatu upaya pencapaian yang jauh lebih efektif dan lebih efisien, dibandingkan dengan bekerja secara perorangan.
Hampir semua orang menyadari akan arti pentingnya “team work”. Secara umum suksesnya sebuah usaha sangat bergantung pada tiga faktor, yaitu: AKSES, MODAL dan SKILL. Jarang yang memiliki ketiga hal tersebut.
Permasalahannya, orang-orang yang memiliki “kelebihan” di atas tidak saling mengenal dan tidak saling mengetahui. Yang memiliki modal tidak mengetahui bagaimana cara terbaik untuk mengelola uang agar bisa menjadi usaha. Yang memiliki skill tidak tahu bagaimana cara memanfaatkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya, dan yang memiliki network tidak tahu apa manfaat dari jaringan luas yang dimilikinya.
Tiga faktor yang dimiliki alumnisma1slawi ini tak akan berhasil jika alumnisma1slawi yang memiliki modal tak “menzakatkan” modalnya kepada orang yang memiliki skill & network, dan sebaliknya orang yang memiliki skill menzakatkan skill-nya kepada yang memiliki modal atau network. Begitu juga orang yang memiliki network menzakatkan networknya kepada mereka yang memiliki skill atau bahkan pemilik modal, sehingga tercipta suatu sinergi untuk mencapai suatu tujuan secara bersama-sama.
Zakat di sini adalah memberikan salah satu hal yang alumnisma1slawi miliki kepada orang lain, artinya membantu orang lain sekaligus membantu diri sendiri. Kunci sinergi di sini adalah sebuah “kepercayaan”. Diperlukan kejelian melihat kemampuan orang-orang yang akan alumnisma1slawi “zakatkan”, yaitu kemampuan mengenal “kemampuan”, sehingga alumnisma1slawi tidak salah dalam melihat dan mengenal orang lain. “Mata hati” alumnisma1slawi yang tajam akan mampu melihat siapa orang yang berada di hadapan kita. Dan tentu saja dengan prinsip “husnu-dzan” yang bersih dan bebas dari belenggu “su’udz-dzan (prasangka buruk) kepada orang lain.
Semoga IKASMANSAWI dapat menjadi wadah yang dapat menyatukan 3 faktor (Akses, Modal & Skill) alumninya untuk lebih bermanfaat bagi alumni, almamater & masyarakat Kabupaten Tegal pada umumnya. Karena zakat di sini adalah suatu upaya untuk memberikan kesempatan kepada orang lain untuk melakukan suatu kolaborasi dengan kita. ZAKAT KOLABORASI.

Komentar Terakhir