Author Archive

Friday, March 27th, 2009 | Author: Aning

Konfirmasikan data diri teman alumnisma1slawi di aning_sujatmo@yahoo.com.

Dalam rangka konsolidasi seluruh angkatan alumnisma1slawi, www.alumnisma1slawi.com mengharapkan bantuan seluruh teman alumnisma1slawi seluruh angkatan untuk mengkonfirmasikan data : nama, nope, telp, email & tahun kelulusan via email ke aning_sujatmo@yahoo.com.

www.alumnisma1slawi.com bersama seluruh angkatan alumnisma1slawi mengagendakan ALUMNI BERBAKTI SOSIAL & Temu Kangen Lintas Angkatan, yang Insya Allah akan diadakan tahun ini. Mohon partisipasi seluruh teman alumnisma1slawi dari seluruh angkatan untuk mendukung agenda ini, dengan mengkonfirmasikan data diri untuk konsolidasi.

Atas perhatian dan partisipasinya, www.alumnisma1slawi,com mengucapkan banyak terima kasih. Salam Kompak !!!

Category: Event  | Tags: ,  | 3 Comments
Saturday, March 21st, 2009 | Author: Aning

Hari Ke-3, 22 Februari 2009 tryout sma 1 slawi09.00 wwib. Abis ngeberesin anak-anak di rumah Oma nya. Akyu meluncur ke base camp Slawi. Eeee…Buket Yanti mbuh maring ndi. Disusul ke rumah Ibu ne, selisihan jalan. Akhir e mo Ibu Bhayangkari Slawi, Bu Tut meluncur ke Gedung Korpri. Acara dah, mulai. Separuh kapasitas kursi terisi. Namanya juga ABG ngumpul y, rame. Tak kalah rame ibu-ibu geng 91 yang duduk sejajar. Buket menyusul datang mo bakyu Kristi.Dan perlu ditelp berikut ancaman yang berulang kali, mpe akhir e Bos Gunung Slamat Slawi datang mo happy family ne. Wah, ngumpul dadakan cuma beberapa orang aja dah, rame. Apalagi kalo se angkatan ngumpul. Apa maning antar angkatan. Wah..gak kebayang. Yah..ngelantur.

Di Seminar “Ngapain Setelah SMA” dengan pembicara Utama ne Bapak Bupati Kabupaten Tegal yang notabene alumnisma1slawi. Dimoderatori oleh Mas Indra, lo gak salah angkatan 92. Lebih asyik disebut bincang-bincang ketimbang istilah Seminar. Luwih familiar. Apalagi Pak Agus Riyanto berkenan menyumbangkan suara merdunya di acara ini. Plus dibagiin gratis kaset album “Jatuh Cinta Lagi” mo vokalis utamane y, sapa maning…orang nomor satu di Kabupaten Tegal, je..Tapi laen kali dibagiinnya CD (compact Disc) aja, ya, Bos. Akyu kesulitan nyetelnya. Abis, dah gak punya tape recorder lagi, deh. Di mobil pun dah pake CD player…Sekedar usul, Pak. Sampun nesu, nggih…

Nah, sebelum angkat bicara, sempet juga akyu nimbrung obrolan ngalor ngidul Pak Agus Riyanto. Bergaya “ABG” dengan jas jaket hitamnya plus sepatu kets warna merah cabe. Beliau begitu bersemangat dan antusias dus penuh petuah menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar politik dan alumni. Yang masih nempel ya, “bikin event gak usah ngundang banyak orang lah. Cukup satu sekolah, se almamater tapi dibuat semeriah mungkin”. Cocok !!!! Apapun kita perlu mengapresiasi antusiasme adik-adik OSIS dan alumni 2007 yang bertekad nekad dan semangat juang 45, mau bersusah payah ngadain event Education Expo Ikasmansawi.

Dan akhir acara ditutup dengan Achievment Training by…wah, ngerangkep akeh, nemen D Yakin. Dah, ketua panitia, pelaksana, mentor MC dan pengisi acara juga. Halah, borongan bos !!! Ngirit biaya, kalee ye…Seru n bagus isine. Sayang karena dah kesorean ditambah ada berita duka di tengah-tengah acara, hanya tinggal beberapa baris kursi yang masih terisi. Pesan moral ke-3 : Slawi ternyata butuh acara ngumpul-ngumpul ABG. Banyak peminatnya. Dan kalo dikelola oleh EO beneran pasti rame bin menguntungkan deh. Hayo, Mas Helmi…mau kan nge sponsori…

Achievment Training nya oke, lho, dari segi isi, pembawanya dan pendengarnya lumayan bersemangat. Semoga “Sukses” yang dimaksud Mas Yakin bisa terwujud dalam bentuk apapun. Dan memotivasi adik-adik yang masih duduk di bangku SMA dan hampir lulus ini. Karena Sukses akan berubah wujud seiring waktu, Mas..Tak sekedar pencapaian materi yang salah-salah menjurus konsumtif, lho.

Okay, akhirnya jurnal Education Expo Ikasmansawi perlu ditutup. Karena lumayan seru meliput dan memantau dari hari pertama mpe ketiga ini. Pesan moral ke-4, sering-seringlah bergaul mo ABG, akan menambah semangat dan melepas stres kesulitan ekonomi, hi…hi…hi…Liputan tentang SMA 1 Slawi kini ntar ya…Mas Wisnu bantuin dong…Thanks a lot for God, dah ngasih kesehatan dan keselamatan. Juga teman-teman alumnisma1slawi di Jakarta (Mas Mamad, Om Helmi yg skrg lagi “jalan-jalan”). Teman-teman alumnisma1slawi di Slawi: Buket, Om Anto Dessy, Bu Bhayangkara (Bu Tut), Mbakyu Kristi n Mama Lisa. Maaf dah ngerepotin dan mengurangi waktu ntuk “ngumpul keluarga” ne. Pokok e Never Ending Friendship lah.

Friday, March 13th, 2009 | Author: Aning

“Waduh, Mama Khansa. Pagi-pagi udah cantik bin rapi. Mau shopping ya ?” sapa seorang tetangga kepadaku saat kami bertemu di depan perumahan. 

 

ibu2 mo ke jkt

ibu2 mo ke jkt

“Eeehh…Mama Pepi. Shopping mah, kudu pake duit atuh. Mo ke kantor pajak, neeh…” Jawabku celingukan mencari angkutan kota.

 

“Mo kemana Mama Pepi ?” Tanyaku balik. Kulihat Mama Pepi mengernyitkan dahinya.

“Sakit ?” tanyaku lagi. Mama Pepi agak kaget mendapat pertanyaan dariku.

“Ah, enggak. Cuma bingung tadi Mama Khansa bilang mau ke Kantor Pajak.” Jawabnya malu-malu.

“Oh….” Aku tersenyum lebar. “Apanya yang bikin bingung, Bu ?” tanyaku sambil menarik tangannya mengajak duduk di tempat kami menunggu angkot.

“Ke kantor pajak. Ngapain ? bayar pajak motor ato’ mobil ?” tanyanya lugu. Aku tersenyum lebar.

“Bayar pajak motor ato’ mobil mah di Samsat atuh, Mama Pepi.”

“Saya mau ke kantor pajak di dekat perumahan Resinda sana, mau ngasih SPT ini.” Kataku sambil memperlihatkan sebuah amplop.

“Oh, PBB ya…” kata Mama Pepi sok tahu.

“Ah, ya….kalo PBB kan biasanya RT kita yang nagih trus nanti baru dianterin SPT bayar pajaknya. Kalo yang saya bawa ini SPT Pajak Penghasilan. Bapak e Khansa sebagai karyawan. Karena sibuk, sambil ketemu temen lama saya juga bisa nganterin laporannya ke kantor pajak. Toh, cuma ngasih karena udah diisi dan ditandatangani mo bapak e anak-anak.”

“Kok, suami saya gak bikin ya ?” Tanya Mama Pepi.

“Bener belum bikin ? Udah kaleee…Cuma Mama Pepi aja yang lom tau. Karena suami-suami kita kan satu perusahaan yang semua karyawannya udah wajib punya NPWP, Nomor Pokok Wajib Pajak. Kalo lom punya mana bisa ngambil kreditan rumah ato’ mobil.”

“Emang harus bikin laporannya ya, Bu?”

“Lha, kalo udah punya NPWP pasti akan dapat kiriman satu bundel SPT dari kantor Pajak, Bu. Trus bukan bikin, kita tinggal isi dan mintakan SSP nya, Surat Setoran Pajaknya dari perusahaan, kok. Karena selama ini sebelum kita belanjakan, gaji suami-suami kita, udah dipotong duluan lho, pajak Penghasilannya mo bagian keuangannya.”

“Oh, ya, kok, gak ada di struk gaji Ayah nya Pepi, ya ?” aku tertawa mendengarnya.

“Ya, pasti ada lah, Mama Pepi…coba deh, cek struk gaji suami kita. Kan ada tuh, tulisan potongan PPH psl 21 di bawah jumlah total gaji. Trus paling bawah baru ada jumlah gaji yang ditransfer ato’ diterima oleh suami kita. Yang ada tulisan take home pay”

“Lho, kata Bu Aning tadi Pajak Penghasilan, ini kan PPH pasal berapa tadi ?” sekali lagi aku tertawa.

“Ya, sami mawon, atuh. Pajak Penghasilan yang dikenai ke gaji suami kita yang pasal 21 karena masih ada PPH pasal 22, 23 dsbnya.”

“Oh, beda nomornya karena beda jabatan dan jumlah gajinya, ya, Bu Aning.”

“He..he..he…Mama Pepi ada-ada aja. Mau bos kek, mau manajer kek, selama dia kerja dan digaji oleh perusahaan tetep pake PPH pasal 21. Karena pasal 21 itu salah satu jenis uang muka PPh yang dibayar selama tahun pajak berjalan oleh Wajib Pajak Pribadi Dalam Negeri melalui sistem pemotongan oleh pemberi kerja apabila melakukan transaksi yang menimbulkan penghasilan berupa penghasilan dari pekerjaan, kegiatan atau jasa. Dinamakan PPH pasal 21 karena prosedur pemajakan uang muka ini diatur pada pasal 21 UU Pajak Penghasilan. Kalo yang Pasal 22, salah satu jenis uang muka PPH yang dibayar selama tahun pajak berjalan oleh Wajib Pajak Dalam Negeri (orang pribadi, Badan atau Warisan yang belum terbagi) atau Wajib Pajak BUT melalui sistem pemungutan bila melakukan transaksi jual beli barang dengan Badan tertentu, seperti Pengimporan barang, penjualan barang ke instansi pemerintah yang dibayar dengan dana dari belanja Negara/daerah. Dan seterusnya….waduh, jadi kayak kuliah pajak aja, Mama Pepi. Ntar ngantuk, deh. Angkot pada kemana, ya….lom ada yang nongol satu pun.”

“Macet kali…kan jalan yang deket rumah sakit itu rusak berat dan lagi dibenerin kalo gak salah, Mama Puput tadi cerita.”

“Nah, buat mbenerin jalan itu..pake duit dari pajak yang kita bayarin lho, Mama Pepi.”

“Ah, masa. Kan dari pemerintah.”

“Emang pemerintah dapat duit darimana kalo bukan dari pajak yang kita bayarin.”

“Kan kita jualan minyak…” Aku dan Mama Pepi tertawa.

“Bener. Pajak pun salah satu sumber pendapatan Negara. Dan kita…warga Negara yang baek, jangan nuntut jalan kudu bagus tokh, jembatan baek. Jangan tanyakan pada Negara, apa yang akan Dia berikan pada kita, rakyatnya. Tapi kita, sang rakyat yang kudu bertanya pada diri sendiri apa yang aku berikan pada Negara.” Mama Pepi bertepuk tangan dan kami cekikikan bersama dibawah pohon akasia tempat kami menunggu angkot.

 “Ngomong-ngomong soal laporan tadi. Jadi yang udah punya NP..apa tadi ?”

“NPWP”

“Yah, gitu lah. Emang kudu ngisi laporannya ya. Trus kalo gak ngisi gimana ?”

“Konsekuensi dari punya NPWP ya, emang kudu lapor Mama Pepi. Ibarat e, kita udah daftar jadi Wajib Pajak, trus udah setor ato’ bayar pajak e. Nah, sekarang kita kudu lapor bahwa selama satu tahun pajak ini kita udah setor pajak sekian dari sekian jumlah penghasilan yang dah diterima.”

“Laporan ini kan isinya keterangan jumlah penghasilan yang udah kita terima dan hitungan pajak yang kudu dibayar. Dus dilampirin SSP, Surat Setoran Pajak. Bukti bahwa kita udah setor pajak ke Kas Negara. Dari pelaporan ini kita jadi tahu kurang ato’ lebih bayar pajaknya. Kalo kurang ya, kudu cepet-cepet setor lagi. Nah, kalo lebih kita bisa klaim restitusi ato’ pengembalian pajaknya. Kalo kita telat bisa kena denda Rp. 25,000 dulu. Ntah sekarang, udah naek kaleeee….”

“Oh, ya, setor pajak tuh, paling telat tanggal 10 buat PPH, tgl 15 PPN  dan kalo lapor tanggal 20. Itu buat bayar dan lapor pajak bulan. Kalo yang mpe tanggal 31 maret itu, laporan pajak tahunan, ya, Mama Pepi. Setelah tiap bulan kita setor dan lapor, trus begitu akhir tahun biasanya perusahaan tutup buku, nah disamping ngitung jumlah pendapatan dan pengeluaran juga dihitung pajaknya. Udah sama ato’ kurang ato’ malah lebih. Karena biasanya peusahaan menyetorkan hasil pemotongan pajak penghasilan karyawannya gak full, baru maksimal sih, 60-80% nya. Nah, di akhir tahun biasanya udah jelas penghitungan finalnya karena biasanya buat perusahaan-perusahaan besar udah mulai siap diaudit mo Kantor Audit Publik. Yah, kurang lebihnya gitu, deh…hey, jangan ngantuk gitcu ahhhhh…..” Kutepuk bahu Mama Pepi yang duduk di sebelahku.

“Gak, asyik aja, ngedengerinnya. Dan gak kerasa kalo kita udah nunggu angkot di sini 1,5 jam.”

“Apa ?!! 1,5 jam ??!! Aduh, udah ah, naek ojek aja. BTW, Mama Pepi mo kemana ???”

“Nungguin Pepi pulang sekolah. Anak aku gak berani nyebrang sendiri kemari.”

“Waladalahhhh….kirain sama-sama nunggu angkot. Enak, ya, ditemenin nunggu sambil ngrumpi.” Mama Pepi tersenyum lebar.

“Ayo, ah, saya jalan duluan. Tanyain lagi mo ayahnya Pepi. Udah diisi lom SPT nya. Jangan lupa batas akhir pelaporan tanggal 31 Maret ini. Jangan pilih caleg yang lom punya NPWP.” Sekali lagi aku dan Mama Pepi cekikikan bareng.

Category: Sharing  | Tags: ,  | 3 Comments
Tuesday, March 03rd, 2009 | Author: Aning

Hari ke-2, 21 Februari 2009

expo alumni smu slawi

expo alumni smu slawi

Hah…telat lagi….karena jam menunjuk ke angka 14.00 wwib. Bukan karena jetlag lagi. Tapi keasyikan ndengerin lagu2 ne Tantowi Yahya “Living’ With Dreams. Kasihan ya, Bapak PNS satu ini mpe bolak balik nge sms. Maaf, ya, Om. Nunggu lama, abis nganter dulu anak-anak ke tempat Oma nya. Pesan Moral ke-3, Sambung tali silaturahmi mo sapa aja, jadi bikin kecewa dikit dimaklumi. He..he..he…

Gak begitu ramai di Gerbang Utama SMA 1 Slawi. Memang tak begitu banyak yang kembali mengikuti try out di hari kedua ini. Mungkin karena hari Sabtu kali, yee….lebih suka hangout ketimbang menjajal kemampuan untuk persiapan ujian akhir nanti. Dari daftar ulang yang masuk kurang lebih 50 peserta yang mengikuti try out di hari kedua ini.

Sempat ketemu mo bos Visitama, Om Isnaeni. Tapi gak bisa ngobrol banyak, karena doi dikejar Rapat (rapat bisa ngejar, ya…). Trus ketemu juga mo Bu Eko, yang dulu ngajar Bahasa Indonesia (sekarang ya, masih lha ya…). Dan akhir e ketemu mo Pak Guru yang bikin akyu enggan masuk Fisika, he..he..he..bukan karena beliau ding, tapi karena emang akyu gak suka pelajarannya….Ribet ngapalin rumus. Maklum rada-rada cekak otakkyu.

Hari kedua ini akyu puas-puas in ambil foto, dan thanks Om Anto Dessy…atas pinjaman laptopnya jadi bisa ngedraft Education Expo Ikasmansawi ini. Dus upload foto-foto sekolah orderan Mas Wisnu. Asyik berinternet ria di sekolah, karena dah hot spot, je….

Try Out nya kumaha ???? mbuh, he..he..he…ya, karena pesertanya kurleb 50 an orang ya, gak begitu rame dibanding hari pertama. Tapi yang bikin rame ya, ngobrol mo Papang yang ternyata masih sodaraan mo Papank-Syam Pamungkas. Slawi gak luas, ya, he..he..he..Asyik ngobrol mpe akhir e pengen tau juga ruang OSIS (Mantan Ketua Osis kita kok, gak nongol-nongol juga, ya). Rapi dan adem, kesankyu masuk di ruang yang dialasi karpet abu-abu ini. Akyu kurang beruntung lom ketemu mo Ketua OSIS e. Ternyata selisihan jalan. Berhubung lom tau, ya, lewaaaatttt. Eit, buat geng 91, OSIS’s Room ini letaknya di atas ya, dekat mo ruangan Pak Hamid punya dulu (Ruang BP).

Yah, gitcu deh, laporan hari kedua ini. Gak banyak yang diliat. Selain ruang OSIS, Kantin yang udah pindah dan sekali lagi akyu penasaran lewat parkiran sepeda dekat pintu keluar belakang. Entah kenapa, dari hari pertama akyu mo ambil foto lapangan basket dari laboratorium fisika dan biologi selalu gak berhasil. Padahal kamera dah ready, tapi tak satupun foto yang bisa diambil. Mpe nyerah, deh….Mungkin karena bekas mushola dibiarin begitcu aja kalee, yee, jadi rada-rada gemanaaaa gitcu. Mulai mistis, neeh…

Wednesday, February 25th, 2009 | Author: Aning

Jum’at, 21 Februari 2009

Meluncur dari Karawang sekitar jam 08.00 wwib. Akyu tiba di kota Teh sekitar jam 14.30 wwib. Abis istirahat sebentar n transfer anak2 ke Mbah Buyutnya, akyu langsung cabut ke almamater.

 

Bahasa kerennya exciting, basa slawi ne ya, deg2 an lha, ya…terakhir menginjak halaman sekolah ya, kurleb 18 tahun yang lalu. Abis itu gak pernah masuk lagi. Waaaahhhhh….sepi booo…maklum Try Out dah mulai dari jam 13.30 wwib. Akyu ketinggalan setengah jalan. Tapi maksud kyu datang kan bukan buat ikutan Try Out toh ???? So, saat kyu kontak salah seorang panitia ne. Eh, masih juga ribet ngurusin perijinan. Coba ngontak bojone Jeng Tuti, pasti langsung beres kaleeee, yeee…..

 

Dan akhirnya akyu ketemu juga mo Ketua Panitia Education Expo Ikasmansawi. Seminggu terakhir akyu dan doi dah sms, chat mpe bertelepon ria. Maksud geng 91 sih, menjajagi kemungkinan…bisa ikut ngeramein acara. Tapi melihat sikon yang kurang kondusif, ceileee….maksud e karena ngedadak banget acara keren ini. So, persiapan geng 91 kurang maksimal kalo dipaksain ikut. Padahal, support dari teman-teman alumnisma1slawi di Slawi rrrruuuuaaarrrrr biasa.

 

Halah, ngelantur. Say hai mo anak sekarang asyik juga, ya…Pesan Moral 1 : Sekolah lah setinggi mungkin, dadi angger ditakoni lulusan Univ ndi, Fakultas apa…gampang ngejawabnya. Akyu cukup nyengir, Ibu Rumah Tangga, he…he….waktu ditakoni kerjaan. Lulusan S3 (SD, SMP dan SMA) lo ditanyain kuliah apa. Waaahhhh…hareeee geennneeeee inyong e gak kuliah, je….Kuli AAAAhhhhh yoi…..

 

Tukar pengalaman dan bertukar cerita inti di hari ke-1. Trus Try Out nya, kumaha ???? yaaaa….kayak jaman baheula, lah. Mung karena dah gak minat ke Try Out, ya, mending ngrumpi aja, mo Mas Hakul Yaqien. Dan dah puas ngobrol akyu ambil gambar orderan Kang Wisnu. Sekolah dah banyak berubah…..Ntar dibahas dhewe’ aja, ya…biar seru….

 

Oh, ya, di hari Jum’at ini akyu gak ketemu bapak/ibu guru yang masih dikenal. Rata-rata udah pada pulang dan rasa-rasanya gak ada guru yang nongkrong khusus buat acara ini deh….Kecuali yang bertenis lapangan ria, ya, udah jadwalnya kaleeee….

 

So, teman alumnisma1slawi, berkecewalah pada jurnal kyu hari ini. Karena Try Out ya, gitcu, deh…Perkiraan panitia Try Out akan dijubeli peserta ya, iya, sih…tapi jumlahnya kurang lebih 150 an orang. Dan lo dihitung bin diliat ya, cuma 3-4 ruang kelas yang terpakai. Padahal kapasitas SMA 1 Slawi ada….waduh, kelalen ngitung jumlah kelas, je….he…he…he…Okay, Jurnal hari ke-1 Education Expo Ikasmansawi cukup. Disambung lagi besok. Ternyata jetlag itu gak uenak banget, ya…secara 2 hari berturut-turut hidupkyu di bis, hi….hi….hi…..

Wednesday, February 04th, 2009 | Author: Aning

Apa kabar teman alumnisma1slawi ???? semoga Allah Swt senantiasa melindungi, memberkahi kalian semua. Banjir….yes…yes…yes….Sedih ????? no…no…no….berkah dari Tuhan juga toh. Wong dah dibilangin jangan buang sampah sembarangan, jangan gundulin hutan. Teteeeeeppppp aja….Ah, nglantur kemana-mana.

 

Setelah gontok-gontokan kemudian berpelukan walaupun cuma via YM, akhirnya Juri THE BEST COMMENT www.alumnisma1slawi memutuskan bahwa pemenangnya adalah….

Eit, kriterianya cuma juri yang terdiri dari Buket, Kang Wisnu dan Om Eko (akyu pendengar dan peng sms mereka aja merangkap sponsor merangkap kurir merangkap tukang ngumumin dan sebagainya, tergantung tugas yang diperluin). Sekali lagi, kriterianya cuma Dewan Juri yang tahu….akyu ndiri gak tau, sungpah !!!! Jadi mereka memutuskan bahwa pemenang THE BEST COMMENT untuk bulan Januari ini adalah…..

 

Sebelum kyu sebut namanya ada pengumuman penting neeeeh…..Met Datang Mbak Rita, Jeng Lisa (akhire…) n Mas Johan ????? weleh…weleh…weleh…Makin bertambah aja y, anggotanya. Met Datang all, semoga happy bertemu, bersay hai, berbagi cerita syukur2 ketemuan. Mas Johan, tolong dikonfirmasi posisi dimana, biar kita bisa tahu dirimu ada di korwil e sapa….sementara ini ada Korwil Yogya-Semarang, Jakarta, Sumatera dan Kalimantan. Kita belom nemu teman di pulau lain, ya….Seingatkyu ada satu temen yang nyangkut di Sulawesi. Semoga bisa ngelacak blog ini, jadi bisa "rada" komplit. Nah, Mas Johan, konfirmasikan posisimu, ya….ke humas boleh, sekretaris oke. Ke Buket langsung juga gak masalah. Nah, dah kontak mo Mas Edy Rahadi sang wakil ketua bagus juga….Ditunggu ya, Bos….

 

Eit, lupa…..untuk bulan Februari ini ada game seru gitcu lho….lha, sebenernya bukan game sih, ya. Tapi ben katon rame ya, gitu lah….BULAN FEBRUARI INI TEMAN ALUMNISMA1SLAWI bisa attach KESAN-KESAN LAGI SMA, ENTAH DENGAN GURU, DENGAN TEMAN OR ELSE . Contoh : Mungkin hanya angkatan kita doang (91) yang siswanya ditendang mo salah seorang guru. Hayo….ngaku sapa….

 

Nah, begitu deh, agenda www.alumnisma1slawi untuk bulan Februari. Attachment kalian ditunggu mpe akhir Februari ya….n seperti biasa ada hadiah yang mengesankan. BTW, mo jadi sponsor, call me or email y….Kalo akyu bukan muhrim e ya, mo sapa aja sing penting nyampe di blog ini. Oce…ditunggu.

C U n pemenang e SYAM PAMUNGKAS untuk bulan Januari. Mas….ditunggu konfirmasi alamat rumah or kantor di email kyu, ya….ben cepet ya, sms sih….ditunggu mpe tanggal 20 Februari 2009 jam 00.00 wwib. Selebihnya akyu gak punya duit buat maketin, he..he..he….

 

Selamat buat Kang Papank, buat teman alumnisma1slawi yang laen Masih Ada Hari Esok (lagu favo ne Arif, kyeh….). Masih ada Februari, Maret dan bulan lain. Hadiah masih banyak kok, syukur2 nambah sponsor neeh…..See You….Happy Day…..

Category: Event  | Tags: , ,  | 2 Comments
Tuesday, February 03rd, 2009 | Author: Aning
internet money

internet money

Pernyataan yang pernah dilontarkan Alvin Toffler akan terjadinya pergeseran dari masyarakat industri menjadi masyarakat informasi kini telah menjadi kenyataan. Sebuah komunitas baru di masyarakat yang begitu getol memburu informasi (e-community) telah hadir dengan ciri khas tersendiri. Dalam waktu 24 jam sehari, yang sepertinya kurang, komunitas ini memburu sekian juta informasi yang setiap saat siap untuk di up date. Mereka memiliki kesempatan untuk saling berbagi begitu banyak informasi di jagat raya bumi ini melalui sebuarh jejaring maya yang dikenal dengan internet.

Fenomena ini begitu besar pengaruhnya hingga kemudian muncul sebuah paradigma baru bernama new economy. Dalam artian yang sederhana, ekonomi baru adalah sebuah istilah yang merefleksikan berbagai macam aktifitas dengan basis internet. Dengan term-term e (electronic)-things-nya, ekonomi baru memunculkan banyak istilah di masyarakat seperti e-commerce, e-business, e-banking, dan lain sebagainya.

 Don Tapscot, penulis The Digital Economy yang dijuluki Mantan Wakil Presiden Amerika, Al Gore, sebagai salah satu maha guru cyber, mengatakan bahwa perubahan fenomena bisnis yang terjadi pada saat sekarang membawa konsekuensi logis yang mengharuskan berbagai macam aktivitas mau tidak mau bergabung dalam bisnis di internet.

 Salah satu fenomena yang bisa membuktikan adalah banyaknya para pebisnis yang berlomba-lomba terjun di bisnis berbasis internet dan TI (teknologi informasi) atau-meminjam istilah Benoit Marchal-migrating to e-commerce.

 Di Amerika, kita bisa melihat banyak perusahaan old-company yang mulai melirik dunia web seperti Sears (Sears.com). Procter & Gamble (reflect.com), Barnes & Noble (barnerandnoble.com), Amazon (amazon.com), dan lain sebagainya. Bahkan, raja hiburan Time Warner yang berkiprah sejak tahun 1925 dengan total pendapatan sebesar US$ 23 miliar bersedia merger dengan America Online (AOL) yang baru berdiri pada tahun 1985 dengan pendapatan per tahun yang hanya US$ 5,2 miliar.

 Di Tanah Air, kita juga bisa menyaksikan perusahaan-perusahaan old-company yang melakukan hal serupa. Selain itu, banyak pula bermunculan perusahaan-perusahaan baru (start up) yang menggelar bisnis berbasis internet dan TI.

Jika Teman alumnisma1slawi sering menjelajah Internet, teman alumnisma1slawi juga bisa menjumpai banyak anak muda di negeri ini yang sudah menjalankan bisnis melalui internet. Dengan bermodal situs atau bahkan blog gratisan, mereka menjual apapun yang bisa dijual.

Salah satu yang mendorong suburnya bisnis melalui internet adalah murahnya modahl yang diperlukan untuk memiliki sebuah domain. Saat ini, teman alumnisma1slawi bisa memiliki “toko” di Internet dengan sebuah domain dot com yang berharga tidak lebih dari seratus ribu rupiah plus hosting di bawah lima ribu rupiah. Bahkan, script untuk memiliki sebuah toko online juga bisa didapatkan secara gratis seperti yang bisa di-download dari Oscommerce.com.

Bandingkan jika teman alumnisma1slawi mendirikan toko di pinggir jalan atau bahkan gerobak dorong sekalipu, tentu modal yang diperlukan lebih dari setengah juta rupiah.

Terlepas dari adanya kenyataan bahwa ada banyak bisnis online yang gagal bertahan, perkembangan dunia maya yang sedemikian pesat tersebut sempat memunculkan anggapan bahwa ekonomi baru dengan e-commerce-nya bakal menciptakan mesin uang bagi pemiliknya.

Menurut Sawidji Widoatmodjo, paling tidak ada 10 bisnis yang akan menjadi mesin uang di masa yang akan datang yaitu e-budget, bisnis suara, software, privacy, transmisi data, iklan rumah dan mobil, server, wireless e-mail, Internet content, dan solusi.

Jika perkiraan ini benar, maka sudah saatnya bagi siapa saja untuk mulai menengok Internet sebagi media bisnis atau bahkan pekerjaan.

Hebatnya, bisnis atau pekerjaan melalui Internet bisa dilakukan tanpa harus memiliki kantor dan pegawai. Ini artinya, biaya yang harus dikeluarkan juga tidak sebesar bisnis konvensional lain. Cukup dengan komputer atau PDA yang connect dengan Internet, aktivitas bisnis sudah bisa dilakukan.

Mari kita bayangkan contoh sederhana berikut: seorang penjual software membuat sebuah toko online dengan membeli domain plus hosting (dengan biaya tidak lebih dari Rp. 200.000). Saat ada pegunjung yang tertarik membeli, si pembeli akan mengisi form pemesanan dan melakukan transfer ke rekening bank atau Internet account (paypal, e-golf, dll) milik si penjual. Dengan sistem mobile banking, si penjual akan mendapatkan informasi melalui SMS bahwa ada kiriman uang untuknya. Setelah di cek kebenarannya melalui Internet banking, si penjual tinggal mengaktifkan status order si pembeli. Saat itu juga, si pembeli sudah bisa men-download software yang dia pesan. Selesai.

Well, jika bisnis dilakukan dengan cara semacam itu, bukankah akan ada banyak penghematan ? Bayangkan berapa penghematan yang bisa didapatkan dari Amazon. Mereka tidak memiliki toko buku dalam bentuk fisik, tetapi mampu menjadi toko buku online terbesar di dunia.

Contoh di atas barangkali terlalu sederhana untuk dijadikan pemisalan. Namun kenyataananya, sudah ada ribuan orang yang melakukannya.

Cobalah melakukan browsing, maka teman alumnisma1slawi akan menemukan ‘industri e-book’ di mana banyak orang dengan modal minimal menjual produk informasi dalam bentuk e-(electronic) book sebagai contohnya. Mereka menjual produk informasi dengan biaya produksi nyaris nol karena informasi tersebut dijual bukan dalam bentuk print edition, tetapi berupa file dalam format pdf atau exe.

Inilah ‘the hidden money’ yang sudah saatnya teman alumnisma1slawi juga bisa peroleh dari Internet dengan cara mudah, simpel, dan punya potensi untuk terus berkembang-karena pengguna Internet juga pasti akan semakin banyak.

Ada banyak keinginan dan kebutuhan manusia yang dicari melalui internet. Oleh karena itu, siapa pun yang pandai mengolahnya, maka ia akan memiliki peluang besar untuk menemukan ‘harta karun’ yang masih terpendam tersebut.

Seperti yang dikatakan banyak orang, “uang itu ada di mana-mana’, tetapi memang benar sangatlah tidak mudah bagi kita untuk bisa melihat, apalagi mendapatkannya. Namun, bagi seseorang yang sudah memiliki kejelian melihat peluang, ia tidak perlu lagi meminta bantuan ‘orang pintar’ untuk melihat apa yang tidak terlihat tersebut. (Taufik Hidayat, Langkah Mudah Meraup Dolar Lewat Internet),

Category: Sharing  | Tags: ,  | One Comment
Thursday, January 08th, 2009 | Author: Aning

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Apa kabar teman Alumnisma1slawi….

Kemarin siang saya menerima email dari seorang teman yang menginspirasi saya untuk menguatkan teman alumnisma1slawi pada umumnya dan khususnya buat keluarga Inayah tersayang.

 Semula saya menggunakan kata “musibah” atas apa yang dialami teman alumnisma1slawi ini yang suka banget baca puisi. Mengutip email terusan kawan saya yang judulnya Chatting Terindah ini, rasanya kok, “musibah” bukan kata yang tepat. Menurut saya Inayah sedang “Berjuang”….

……..Chatting Terindah ini kiriman Mas Helmi (tumben bagus ????). Yang menceritakan chatting antara Tuhan dengan ‘aku’, manusia.

Aku : ” Mengapa manusia tidak pernah merasa senang ?”

Tuhan : “Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaan. Karena itu kamu tidak pernah merasa senang.”

Aku : “Mengapa harus senang ? jika ada begitu banyak ketidakpastian”.

Tuhan : ” Ketidakpastian tidak bisa dihindari, tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan”.

Aku : ” Tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian”.

Tuhan : ” Rasa sakit itu tidak bisa dihindari, tapi penderitaan adalah sebuah pilihan”.

Aku : ” Jika penderitaan itu adalah pilihan, mengapa banyak orang baik selalu menderita ?”

Tuhan : ” Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik tidak dapat melewati rintangan tanpa menderita”.

Aku : ” Maksudnya pengalaman pahit itu berguna ?”

Tuhan : ” Ya, dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya”.

Aku : ” Mengapa kami harus melalui semua ujian itu ? mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah ?”

Tuhan : ” Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dengan merasa menderita….”.

 

Rekan alumni menjenguk bayi Inayah
Tuti,Kristi,Lisa,Susri,Faekoh,Buket dan bayinya Ina, yg moto Christin jadinya ga keliatan

21 Desember 2008 lalu Buket kita, Jeng Yanti beserta Jeng Kristi (semoga cepat sembuh y, mbakyu..), Jeng Lisa, Jeng Kathrin, Jeng Tuti, Jeng Faekoh dan Jeng Susri yang datang dari Yogya. Berkesempatan mengunjungi Inayah. Setelah dokter di rumah sakit angkat tangan tak bisa lagi memberi harapan. Teman yang dulu gak suka pake sepatu bertali ini dibawa pulang. Dirawat di tengah keluarganya.

Tiap hari seorang perawat datang melakukan fisiotherapy, karena 1/3 syaraf otaknya tidak aktif. Alhamdulillah, berkat dukungan do’a dan kasih sayang keluarga ada kemajuan yang lumayan melegakan. Setelah empat bulan koma, Inayah telah bisa membuka matanya dan bereaksi ketika mendengar suara keras. Walaupun secara fisik belum bisa kontak dengan sekitarnya. Tapi dari suara yang terdengar lirih, semoga Inayah bisa mendengar bahwa do’a, kasih sayang dan kunjungan teman alumnisma1slawi membantu perjuangannya menuju kesembuhan.

 

Buat teman alumnisma1slawi yang belum tahu, Inayah mengalami koma empat bulan lebih setelah menjalani operasi caesario saat melahirkan putri ke-2 nya (Alhamdulillah putrinya sehat wal ‘afiat sampai sekarang) di sebuah rumah sakit. Setelah berusaha mencari kesembuhan di Tegal dan Semarang, akhirnya pihak rumah sakit tak mampu lagi menyembuhkannya. 

 

Rumah Ina
Rumah Ina

Pada kesempatan menjenguk Inayah, Buket(bu ketua), Jeng Yanti mewakili teman-teman alumnisma1slawi menyampaikan sumbangan yang telah berhasil dikumpulkan sebesar Rp. 2,020,000.00 (dua juta dua puluh ribu rupiah). Buket via blog ini menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan do’a dan keikhlasan teman alumnisma1slawi dalam membantu meringankan beban keluarga Inayah.  Dan jika rekan alumni ada yang belum sempat dan ingin memberikan dukungan kepada rekan kita ini, silahkan hubungi buket yah..

 

Okay, teman alumnisma1slawi yang tersayang…HADAPI MASA LALUMU TANPA PENYESALAN. PEGANG MASA INI DENGAN KEYAKINAN DAN SIAPKAN MASA DEPAN TANPA RASA TAKUT. HIDUP ITU INDAH JIKA KITA TAHU CARA UNTUK HIDUP. Putri itu masih tidur panjang…tapi entah esok atau lusa Ciuman Tuhan akan membangunkannya. Selamat Berjuang Inayah !!!!

WAssalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Tuesday, January 06th, 2009 | Author: Aning
SALAMAN

SALAMAN

Mereka yang beriman dan melakukan amal kebaikan, Allah Maha Pemurah akan mengaruniai mereka kasih sayang. QS. Maryam ayat 96.

Pada saat mengucapakan “Assalaamu’alaikun Warohmatullohi Wabarokatuh” kepada orang lain, artinya: Semoga Allah memberikan keselamatan dan rahmat kepada anda, teman alumnisma1slawi. Ketika mengucapkan kata ’semoga’ artinya adalah “saya berharap”. Berharap secara sungguh-sungguh agar dia, teman alumnisma1slawi mendapat keselamatan dan berkah. Ini bukan kata-kata seperti salam ’selamat pagi’, atau ’selamat siang’, tetapi haruslah datang dengan niat untuk bersinergi dengan orang lain dengan prinsip Bismillah, untuk menghasilkan sinergi hati. Apabila pelaksanaan sinergi belum terwujud, paling tidak sudah terjadi suatu empati tingkat dasar yang merupakan landasan untuk suatu hubungan saling percaya. Tataplah matanya, biarkan dia melihat ketulusan salam anda, teman alumnisma1slawi, dan genggam erat tangannya serta ucapkan salam, saati itulah teman alumnisma1slawi mendapatkan suatu energi untuk mulai saling percaya. Assalamu’alaikum adalah suatu janji persaudaraan untuk saling percaya dan saling membantu.

Saturday, December 27th, 2008 | Author: Aning
circle of life

circle of life

Siklus kehidupan diciptakan tiga kali. Siklus Pertama adalah alam Dzuriyah atau alam sebelum dunia. Siklus Kedua adalah alam nyata, dan Siklus ketiga adalah alam akhir atau kembali ke alam pertama. Inilah lingkaran siklus yang sesungguhnya atau life circle.

 

Siklus Pertama adalah alam Dzuriyah, sebelum teman alumnisma1slawi diciptakan, namun teman alumnisma1slawi masih bisa mengenali alam ini melalui pemahaman tentang suara hati. Teman alumnisma1slawi masih bisa merasakan keindahannya melalui perenungan suara hati teman alumnisma1slawi sendiri yang terdiri dari sembilan puluh sembilan dorongan suara Tuhan yang masih “membekas”. Contohnya dorongan suara hati ingin selalu bersikap rahman dan rahim, ingin selalu indah, ingin selalu mulia, ingin selalu teratur, atau ingin selalu kekal atau kaya dan makmur. Itu semua masih tetap dirasakan hingga saat ini. Inilah rekaman suara hati dari alam ruh sebelumnya. De Ja Vu….

 

Siklus Kedua, ketika manusia sudah dilahirkan ke muka bumi, dan ia ditugaskan untuk mensejahterakan bumi dengan modal suara hati yang serba agung, kecerdasan otak serta panca indera. Kemudian Tuhan menyerahkan tugas yaitu sebuah bumi untuk dikelola. Kemudian manusia diberikan oleh NYA sebuah buku pedoman atau buku manual tentang pengelolaan alam semesta, yaitu Al Qur’an Al Karim. Namun manusia sering lupa bahwa hidup di dunia adalah sebuah tugas mulia dan kepercayaan yang diberikan oleh Sang Pemilik alam semesta ini. Oleh karena itu, teman alumnisma1slawi diminta untuk memberikan upaya terbaik yang teman alumnisma1slawi miliki untuk mensejahterakan bumi. Tidak selayaknya teman alumnisma1slawi mengharapkan sebuah “surga” dengan cara menghindarkan diri atau melarikan diri dari sebuah tugas dan perjuangan untuk tidak hanya menegakkan kebenaran, namun juga menciptakan kemajuan.

 

Siklus Ketiga, yaitu ketika fisik manusia sudah tidak berfungsi lagi. Maka otomatis ia akan kembali lagi ke alam pertama. Ia, tentu saja seperti lazimnya, harus mempertanggungjawabkan kepercayaan dan tugas yang pernah diemban untuk mengelola bumi. Harapan Sang Pemilik tentu saja agar teman alumnisma1slawi berhasil melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya tugas tersebut akan diteruskan lagi oleh generasi berikutnya di dunia. Masa tugas teman alumnisma1slawi rata-rata antara enam puluh sampai tujuh puluh tahun. Begitulah seterusnya sehingga suatu saat kelak bumi ini semakin sejahtera. Di mana idealisme suara hati sebagai ciptaan pertama menemukan bentuknya pada ciptaan kedua di alam nyata ini. Tidak mudah memang, karena tantangan dan rintangan berat pasti akan menghadang dan merintangi perjuangan kita. Kita pasti akan menghadapi lawan yang keras. Masih ingat perjuangan Rasulullah ketika menghadapi kaum Quraisy ? Itulah misi Tuhan, dan itulah seni serta keindahan hidup yang sesungguhnya. (Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual, Ary Ginanjar Agustian)

 

SELAMAT TAHUN BARU……

Category: Sharing  | Tags:  | 2 Comments