British Rules The Waves adalah sebuah penetapan misi atau sebuah mission statement yang dimiliki dan telah menjiwai Angkatan Laut Inggris Raya, yang artinya “Inggris lah yang mengatur gelombang samudera”. Kata-kata itu begitu tertanam di alam pikiran bawah sadar jajaran Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan telah menjadi suatu dorongan kekuatan batiniah yang terbukti sukses mengantarkan Inggris menjadi sebuah negara koloni terbesar di dunia pada abad pertengahan masehi. Bendera mereka menggambarkan delapan penjuru mata angn yang mengilhami mereka untuk menguasai dunia dari segala penjuru. Bahkan sampai saat ini pun kebesaran mereka masih tersisa, yaitu Bahasa Inggris telah menjadi bahasa resmi internasional, bahkan hitungan jam 00.00 GMT dimulai dari bekas pangkalan armada angkatan laut Inggris di Greenwich.
Pada saat perang Asia Pasifik Timur Raya, balatentara Jepang begitu perkasa menganeksasi hampir seluruh daratan Asia. Doktrin Tenno Haika atau Demi Dewa Matahari-nya membuat mereka begitu berani, sampai-sampai ada pasukan Kamikaze, atau pasukan bunuh diri Jepang. Hal ini tidak lain merupakan hasil dari doktrin “penetapan misi” orang-orang Jepang tersebut untuk memotivasi semangat dalam dirinya.
Hitler selalu mendoktrin bangsa Jerman saat perang dunia II bahwa “Ras Aria adala ras tertinggi di dunia,” sehingga bangsa Eropa lain menjadi obyek dan Nazi Jerman menjadi subyek dunia pada waktu itu. Hal ini telah menjadikan bangsa Jerman saat itu begitu kuat, sehingga hampir menguasai seluruh daratan Eropa.
Presiden Direktur perusahaan Coca Cola, Robert Woodruff, di Amerika Serikat pada tahun 1923-1935, memiliki misi “Kapan saja, di mana saja, minum Coca Cola”. Artinya, tidak peduli kapan teman alumnisma1slawi berada (Amerika, Bangkok, Indonesia, bahkan India) selalu minum Coca Cola. Ini pula yang memberikan kekuatan kepada jajaran direksi, manajemen hingga ke tingkat karyawan terendah mereka, sehingga mereka terdorong untuk merambah dunia, bahkan saat ini mereka sudah menjangkau negara “tirai bambu” Cina dan terakhir negara “tirai besi” Rusia.
Apabila teman alumnisma1slawi perhatikan dan pelajari, maka teman alumnisma1slawi akan melihat bahwa pada setiap pergerakan besar bangsa-bangsa dalam sejarah dunia, atau di belakang kemajuan perusahaan-perusahaan raksasa kelas dunia pastilah mereka telah menetapkan mission statement-nya masing-masing. Inilah sumber kekuatan mereka, yaitu penetapan “syahadat”, terlepas dari benar atau tidaknya “syahadat” mereka, tetapi hal tersebut bisa menunjukkan bukti kekuatan ’syahadat’ itu.
